KategoriFiksi

Rintik Hujan di Kepala Kara

R

Gerimis jatuh pada puncak kepalanya, mengundang kerinduan, menengadah pada langit yang dilingkupi tanya. Dia merindukan kala ia begitu mencintai hujan. Seringkali, ia bersepeda mengelilingi halaman rumah sembari menunggu kemarahan ibu yang akan membuatnya berhenti bermain bersama rintik air. Atau lebih tepatnya, gerimis yang jatuh pada puncak kepalanya hari ini, membawa ingatan melangkah mundur...

Eskalator

E

Oleh : Ifan Afiansa Editor: Budi Utomo Anak itu tampak kebingungan di depan eskalator yang berjalan turun itu. Di ujung eskalator, sang ibu menatap anaknya dengan raut khawatir. Anak itu tak kunjung menapak anak tangga, ia kebingungan dengan anak tangga yang terus berjalan. Sepertinya, baginya itu kali pertama menuruni tangga eskalator. Kakinya mencoba perlahan menapak, tetapi keraguan membuatnya...

Seuntai Kata untuk Senja

S

Hai Senja… aku harap kamu selalu baik-baik saja. Masih ingatkah ketika sang rembulan hadir dan menyaksikan kita saling merengkuh? Unik, sejak dulu aku selalu menyangka bahwa senja selalu lebih menarik dari sang rembulan yang dengan gagahnya memantulkan cahaya sang pemberi energi. Namun saat itu, detik itu, kamu merubah segalanya, Senja. Sang rembulan saat itu  tampak lebih nyata, dekat...

Eskalator

E

Seorang anak tampak kebingungan di depan eskalator yang menurun. Di ujung eskalator, sang ibu menatap anaknya dengan raut khawatir. Anak itu tak kunjung menapak anak tangga, ia kebingungan dengan anak tangga yang terus berjalan. Sepertinya, baginya itu kali pertama menuruni tangga eskalator. Kakinya mencoba perlahan menapak, tetapi keraguan membuatnya menarik kakinya kembali. Sang ibu semakin...

Rubrikasi

hari_sindrom_se-dunia
Ilus: Bul