Menuju Pergantian Rektor, UGM Ingin Tingkatkan Keterlibatan Masyarakat

source : Live Youtube Bincang Seleksi Calon Rektor UGM 2022-2027

Pada awal tahun 2022 ini, Panitia Kerja (Panja) Universitas Gadjah Mada (UGM) telah merancang skenario seleksi calon rektor yang baru periode tahun 2022-2027. Sejak 24 Januari 2022 lalu, UGM telah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi tenaga pendidik dari seluruh universitas di Indonesia untuk mencalonkan diri sebagai rektor UGM yang baru.

Hal berbeda dari seleksi rektor pada tahun ini

Terdapat beberapa perbedaan dalam pelaksanaan seleksi rektor UGM dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Secara prosedural, seleksi rektor tahun ini digadang-gadang akan melibatkan partisipasi masyarakat luas guna memberi ruang yang transparan dan akuntabel dalam proses pemilihannya. Masyarakat umum dan civitas akademika UGM dapat mengutarakan komentar maupun pertanyaan kepada calon rektor yang telah terseleksi dan terverifikasi oleh Panja melalui forum aspirasi publik dalam laman seleksirektor.ugm.ac.id. 

Terdapat pula perubahan substansial dalam pelaksanaan pencalonan rektor. Setiap calon harus melengkapi persyaratan berupa motivation letter dan narasi personal. Motivation letter berisi tentang janji kinerja yang disusun berdasarkan format SMART (Specific, Miserable, Achievable, Relevant, Time-bound). Sedangkan narasi personal memuat tentang identitas. keluarga, dan nilai-nilai dari kedua orang tua yang dapat dipetik oleh setiap bakal calon. Selain itu juga dapat berisi perjalanan karir, pengalaman-pengalaman, dan prestasi yang telah diraih. 

Perubahan seleksi rektor UGM tahun ini dilakukan agar benar-benar menjaring pemimpin yang terbaik diantara yang baik. “Dengan keterbukaan tersebut kita berupaya untuk mencari calon-calon terbaik di Indonesia yang memiliki karakter jati diri, kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan kolaborasi sehingga mampu mengantarkan UGM menjadi lebih maju lagi dan membawa kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar Prof. M. Baiquni dalam program #UGMUpdate edisi bincang seleksi calon rektor UGM 2022-2027.

Persiapan seleksi dan pemilihan bakal calon rektor

Seleksi bakal calon dan pemilihan rektor UGM periode 2022-2027 didasarkan pada Peraturan MWA UGM No. 3 Tahun 2016. Pada Pasal 2 ayat 1 tercantum beberapa persyaratan bagi bakal calon rektor, yakni harus berkewarganegaraan Indonesia dan berstatus sebagai dosen PNS di seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta. Sedangkan untuk dosen non-PNS hanya diperbolehkan yang berasal dari UGM. Selain itu, bakal calon juga harus bergelar doktor dan belum berusia 60 tahun pada saat dilantik menjadi rektor.

Dalam sesi wawancara #UGMUpdate, Prof Sulistyowati mengungkapkan harapan untuk calon rektor nantinya. “Kita berharap rektor yang terpilih nanti mampu berinovasi yaitu responsif dan visioner, mampu menangkap peluang-peluang yang ada, dan memperluas jejaring kerja sama sehingga berdampak pada peningkatan kemampuan sumber daya baik finansial maupun sumber daya manusia untuk membawa UGM jauh lebih maju kedepannya,” ujarnya. 

Persiapan seleksi telah dilaksanakan oleh Panja sejak bulan Desember 2021 lalu. Selanjutnya, pendaftaran mulai dibuka dari tanggal 24 Januari hingga 9 Maret 2022. Seleksi administrasi akan dilakukan setelahnya yakni pada tanggal 24 Maret sampai 6 April. Berikutnya, Panja akan menjaring forum aspirasi dari masyarakat umum dan universitas pada 18-29 April yang dilanjutkan dengan seleksi oleh Senat Akademik (SA) pada 9-13 Mei. 

Adapun pemilihan dan penetapan oleh Majelis Wali Amanat (MWA) akan dilaksanakan pada tanggal 17-20 Mei 2022. Rangkaian seleksi hingga pelantikan rektor UGM tahun ini dipastikan akan rampung pada akhir bulan Mei 2022 karena rektor saat ini yakni Prof. Panut Mulyono akan purna bakti pada tanggal 28 Mei 2022.

Harapan

 Seleksi calon rektor UGM 2022-2027 diharapkan mampu menarik lebih banyak bakal calon dibandingkan periode sebelumnya yang hanya terdapat 9 calon “Kami harap yang mendaftar akan lebih banyak dari yang sebelumnya karena UGM itu universitas yang besar ditambah lagi terdapat banyak peluang inovasi di masa pandemi, kami pun sudah menyosialisasikan hal ini kepada Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) untuk mengajak semua putra putra terbaik agar mendaftar sebagai rektor,” pungkas Prof. Subagus.

Penulis: Haikal A. Arif dan Ida Ayu Kadek/Bul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here