Cek Fakta: Stroke hingga Gagal Jantung Menjadi Gejala Terinfeksi Omicron

Ilus : Rinda/Bul

Pada 11 November 2021, varian baru dari virus menular Covid-19 pertama kali ditemukan di Botswana dan laporan dikeluarkan oleh pemerintah Afrika Selatan pada 14 November 2021. Pada 26 November 2021, WHO (World Health Organization) melaporkan mengenai munculnya varian baru dan menamai varian ini B.1.1.529 Omicron. WHO mengklasifikasikan Omicron sebagai Variant of Concern (VOC). Pada 1 Desember 2021, Amerika mengonfirmasi adanya kasus pertama Omicron yang menggegerkan penduduk setempat. Pasalnya, virus ini masih diteliti dan belum memiliki kepastian yang jelas mengenai kecepatan menular, gejala, dan dampak yang terjadi. Pada 15 Desember 2021, Menteri Kesehatan Budi Sadikin mengonfirmasi adanya pasien pertama varian Omicron yang ditemukan di RS Wisma Atlet Kemayoran. Berita tersebut menyebabkan banyak penduduk yang panik sehingga rentah untuk memakan informasi secara mentah-mentah.

Baru-baru ini tersebar narasi di dunia maya bahwa gejala varian Omicron meliputi gagal jantung dan stroke. 

Dalam bahasa Indonesia, narasi tersebut dapat diterjemahkan sebagai berikut:

“Beberapa gejala dari varian Omicron adalah:

  • Gagal jantung
  • Aritmia
  • Peradangan jantung
  • Pembekuan darah
  • Stroke
  • Kerusakan saraf periferal
  • Kerusakan organ-organ lainnya

Omicron terdengar seperti komplikasi dari obat hasil eksperimen tertentu, bukan?”

Dikutip dari WHO, sementara ini gejala yang ditimbulkan dari varian Omicron berupa demam, keringat malam, batuk kering, dan kelelahan. Sampai saat ini tidak ditemukan keterangan atau informasi resmi yang membenarkan gejala Omicron meliputi gagal jantung, aritmia, peradangan jantung, pembekuan darah, stroke, serta kerusakan saraf peripheral, sewaktu terinfeksi virus Omicron. Beberapa gejala Omicron memang mirip varian Covid-19 sebelumnya, tetapi varian ini tetap perlu diwaspadai. Pemerintah Indonesia menghimbau untuk tetap menaati protokol kesehatan dan menyegerakan vaksin bagi yang belum untuk mencegah tersebarnya varian baru virus Covid-19. Jadi, gejala Omicron yang berupa stroke hingga gagal jantung merupakan berita hoaks dalam kategori misleading content yang menyebabkan masyarakat menjadi salah kaprah mengenai gejala-gejala Omicron.

Daftar Pustaka:

Penulis: Levita Ardyagarini

Editor: Dimas Satriawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here