Gamapi UGM Menggagas Pemberdayaan Desa Berbasis Pariwisata, Produksi Bunga Telang, dan Batik Ecoprint

Foto : Dok. Gamapi

Himpunan Keluarga Mahasiswa Manajemen dan Kebijakan Publik (Gamapi) Fisipol UGM menyelenggarakan program pengembangan desa PE-TRIFE: Pacarejo Empowerment 3F (Fun, Food, Fashion). Program ini merupakan bagian dari Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa atau PHP2D oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Berlangsung Agustus hingga November 2021, PE-TRIFE dilaksanakan di Desa Pacarejo, Semanu, Kabupaten Gunungkidul dengan metode bauran daring dan luring.

Desa Pacarejo telah menjadi desa binaan Gamapi, khususnya oleh Divisi Sosial Masyarakat Sub Pengembangan Desa dalam program Bangun UMKM Desa (Bumdes). Desa Pacarejo memiliki potensi alam berupa Telaga Jonge, Geosito Ngingrong, Goa Jomblang, dan Watu Giring serta potensi budaya berupa Candi Dengok. Desa Pacarejo juga memiliki potensi agrikultur dari penanaman bunga telang menggunakan metode monokultur, polikultur, dan hidroponik.

Di satu sisi, data kependudukan menunjukkan tingkat pengangguran di Desa Pacarejo mencapai angka 21,19%. Dilansir dari BPS pada tahun 2019, tingkat pendapatan ekonomi rendah berdampak terhadap kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Desa Pacarejo. Sebagai solusi persoalan tersebut, Gamapi merancang program menggunakan pendekatan PEACE Village (Productive, Eager to Adapt, and Collaborative Small Enterprise). Pendekatan ini dikembangkan oleh Gamapi sebagai upaya pengembangan sumber daya dan potensi desa agar adaptif dengan perkembangan zaman serta membantu kolaborasi dengan mitra-mitra usaha. 

DSC07590.JPG

Foto : Dok. Gamapi

Program pemberdayaan dilakukan melalui empat tahapan, yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), kontrol (controlling), dilanjut dengan lokakarya dan pelaporan. Beberapa kegiatan yang dilakukan, antara lain sosialisasi, observasi, pelatihan dalam pengolahan produk hingga pemasaran, dan pendampingan. Riska Gabriella, ketua Divisi Sosial Masyarakat, mengatakan bahwa Gamapi bermitra dengan HOD Yogyakarta untuk mengajarkan ibu-ibu di Desa Pacarejo terkait cara memproduksi batik ecoprint. Tak hanya itu, Gamapi juga mengupayakan kerja sama dengan beberapa coffee shop di Yogyakarta untuk menggunakan produk bunga telang dari Desa Pacarejo. 

“Meskipun campuran antara metode daring dan luring, antusiasme warga cukup baik. Pada program produksi batik ecoprint, kelompok ibu-ibu menghadiri pelatihannya secara langsung dan aktif berdiskusi di grup WhatsApp,” kata Riska. Melalui PE-TRIFE, Gamapi berharap mampu mengembangkan kecakapan masyarakat Desa Pacarejo dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki, menciptakan dan mengintegrasikan strategi pengembangan 3F, serta mengedukasi agar pengelolaan strategi tersebut dapat dilakukan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan. 

Penulis : Tim Gamapi PHP2D UGM

Editor : Shinta Khoiri/Bul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here