UGM Esports: Kontingen UGM dalam Kancah Liga Mahasiswa

Foto : UGM Esport

Liga Mahasiswa (LIMA) telah kembali berlangsung tahun ini. LIMA merupakan ajang kompetisi tahunan olahraga mahasiswa tingkat universitas seluruh Indonesia. Sebelumnya, LIMA merupakan wadah berkompetisi mahasiswa untuk cabang olahraga; basket, bulu tangkis, sepak bola, dan futsal. Namun semenjak pandemi tahun 2020, membuat penyelenggara mengubah cabang olahraga yang dulunya olahraga fisik menjadi olahraga elektronik atau esports. Tahun ini ada tiga cabang olahraga esports yang dipertandingkan yaitu; FreeFire, PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile, dan Mobile Legend.

Universitas Gadjah Mada (UGM)  menjadi salah satu kontingen yang akan mengikuti LIMA tahun ini. UGM Esporst yang merupakan komunitas mahasiswa Universitas Gadjah Mada dengan anggotanya yang memiliki minat dalam dunia esports akan menjadi kontingen UGM dalam kompetisi tahunan ini. Komunitas yang telah didirikan sejak tahun 2019 ini akan mengirimkan 12 atlet FreeFire, 24 atlet Player Unknown’s Battlegrounds Mobile, dan 24 atlet Mobile Legend. Harapannya dapat mengharumkan nama UGM dikancah esports secara nasional.

Persiapan menuju LIMA

Pertandingan bergengsi seperti ajang LIMA merupakan pertandingan yang sengit untuk tiap-tiap universitas tak lain halnya dengan UGM Esports. Komunitas ini menunjuk atlet-atlet dengan kemampuan terbaik untuk memperebutkan gelar juara di kancah nasional.“Penuh seleksi, seperti berdasarkan kemampuan bermain, dan sikap dalam berkompetensi. Harapannya player dapat bermain dengan bagus dan memiliki attitude layaknya atlet professional lainnya, dan sebab itu lah kami memberikan kontrak terhadap pemain agar atlet juga mengetahui hak dan kewajibannya,” ungkap Aqsal Dias selaku ketua UGM Esports.

Selain seleksi, atlet UGM Esports telah mempersiapkan ajang LIMA jauh-jauh hari dengan berbagai macam bentuk latihan. Porsi latihan dituangkan ke dalam pertandingan pemanasan,  fun match,  dan turnamen-turnamen kecil. Porsi latihan ini diharapkan dapat dimanfaatkan atletuntuk mempelajari taktik dan strategi demi mengunci kemenangan.

Atlet terbaik saja tidak akan pernah cukup apabila tidak adanya dukungan dari pihak pengurus komunitas UGM Esports. Pengurus komunitas ini membentuk dan merekrut sejumlah manajer yang bertugas sebagai pengurus tim. “Ya kami sebagai manajer memiliki tugas dalam menjaga arah gerak tim mas, misal untuk latihan rutin, administrasi LIMA, pendaftaran lomba kecil, dan tempat curhat atlet. Apapun yang dilakukan oleh tim harus diurus bersama manajer. Penunjukan manajer ini juga berdasarkan pengurus UGM Esports,” Ujar Pink salah satu manajer UGM Esports divisi FreeFire.

Dukungan dari berbagai pihak

Menyikapi besarnya acara perlombaan ini, pastinya membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar menuai target yang ditentukan. Apalagi menyangkut nama kampus besar seperti UGM, membuat kampus memberikan dukungan lebih guna mendongkrak prestasi.“Kemarin sih kalau dari kampus, mereka memberi uang pulsa buat pemain. Lumayan untuk para pemain biar mereka juga ikut senang sudah diperhatikan,” tutur Aqshal.

Selain kampus, dari komunitas itu sendiri juga memberikan dukungan berupa adanya pelatih bagi divisi yang bertanding agar mereka dapat diarahkan kepada strategi yang terbaik. “Ada sih mas pelatih, cuman terkadang ada beberapa divisi yang belum ada pelatihnya dan mereka berlatih dengan learning by doing,” tambah Aqshal.

Adanya dukungan langsung dari kampus dan komunitas, belum komplit rasanya apabila tidak adanya dukungan dari penggemar UGM Esports. Para pengurus, manajer, dan atlet berharap adanya dukungan semangat untuk mereka saat berlaga maupun saat sedang melakukan latihan. “Harapannya sih mas banyak yang dukung, cuman kemarin pas FreeFire agak kurang dukungannya. Meskipun itu live di akun Youtube sekelas Liga Mahasiswa, tetep aja sedikit viewnya,” Keluh Ghulam Saaf  kepala divisi Free Fire.

Menarik untuk disimak bagaimana UGM Esports berlaga di ajang Liga Mahasiswa. Nantikan kabar terbarunya hanya di Instagram @ugmesports dan untuk menyaksikan Live Streaming UGM Esports dapat mengunjungi akun Youtube Liga Mahasiswa. Dukung terus UGM Esports agar menjadi tim Esports terbaik di Indonesia!

Penulis: Raka Yanuar A/Bul

Editor: Hafis Ardhana/Bul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here