Benarkah Susu Beruang Tangkal Covid di Masa Pandemi?

Ilus : Tiara/Bul

Pandemi Covid-19 masih terjadi hingga saat ini. Bahkan lonjakan kasus Covid-19 melambung tinggi. Banyak cara yang dilakukan masyarakat untuk menyelamatkan diri dari ganasnya virus ini. Salah satu cara yang dilakukan oleh masyarakat adalah dengan melakukan protokol kesehatan 5M yaitu memakai masker, menjaga Jarak, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan. Selain gerakan 5M ada cara lain yang dapat dilakukan masyarakat yaitu dengan cara meningkatkan imun dalam tubuh dengan mengonsumsi berbagai macam suplemen vitamin. Saat ini tengah beredar di masyarakat cara lain untuk menghadapi serangan virus Covid-19 yaitu dengan mengonsumsi susu sapi bergambar beruang, susu Bear Brand.

Akhir-akhir ini kita melihat bagaimana antusiasme masyarakat untuk berburu susu sapi bergambar beruang, susu Bear Brand, yang dipercaya ampuh menangkal virus Covid-19. Banyaknya testimoni dari pejuang Covid-19 yang merasakan badannya fit dan sembuh setelah meminum susu ini membuat masyarakat mudah mempercayainya. Jauh sebelum pandemi ini hadir, susu beruang Bear  Brand memang sudah menjadi top of mind bagi masyarakat Indonesia sebagai susu penetralisir ketika mengalami keracunan makanan. Saat ini stok susu bear brand di pasar langka ditemukan dan penjual tak segan-segan mematok harga yang fantastis. Salah satu video yang viral di media sosial, Sabtu 03 Juli 2021, menunjukkan masyarakat berbondong-bondong menyerbu tumpukan susu Bear Brand dan terjadilah fenomena panic buying susu beruang Bear Brand.

Melihat fenomena ini banyak para ahli kesehatan memberikan komentar mengenai penyerbuan susu beruang ini. Ternyata susu Bear Brand yang dipercaya masyarakat dapat membantu penyembuhan dari Covid-19 ini tidak terbukti. Dilansir dari asumsi.co (04/07/2021), Rahadyana Muslichah selaku pengajar dan peneliti gizi dari Universitas Gadjah Mada mengatakan bahwa untuk meningkatkan daya tahan tubuh tidak bisa hanya bergantung pada produk susu kemasan. Perlu asupan suplemen yang memiliki kandungan vitamin serta mineral untuk memenuhi kebutuhan gizi selama pandemi. Beliau juga mengatakan bahwa meminum susu berkaleng-kaleng dalam sehari secara terus menerus tidak menjamin seseorang bebas dari Covid-19. Ramai diperbincangkan di twitter dan menjadi trending topic, Dokter Faheem Younus sebagai pakar kesehatan AS turun tangan. Dokter Faheem mengunggah tweet dengan gambar susu bear brand yang menyatakan “Susu ini, atau vitamin atau invermectin tidak memiliki peran dalam pengobatan COVID” ujarnya pada 04 Juli 2021. Tidak ada bukti ilmiah dan riset yang menyatakan bahwa susu dapat menyembuhkan kita dari Covid.

Sejatinya, susu kaleng manapun memiliki kandungan dan khasiat yang hampir sama. Kembali menegaskan melalui akun Instagram pribadi milik Rahadyana Muslichah, ia membedah kandungan gizi dari susu kaleng Bear Brand. Berdasarkan unggahan yang dapat kita lihat di higlhligt Instagram @icharahadyana diperoleh kesimpulan bahwa susu beruang ini memiliki khasiat yang umum, sama dengan susu merek lain dan tidak ada klaim khusus dapat membantu penyembuhan dari virus Covid-19. Mereka yang merasakan khasiat dari susu ini terpengaruhi oleh sugesti dari diri mereka masing-masing dan budaya folklore getok tular. Untuk menjaga imun tubuh di tengah pandemi ini yang perlu kita lakukan adalah dengan makan makanan yang bergizi, mengonsumi suplemen jika diperlukan, dan menerapkan protokol kesehatan dengan benar.

Penulis : Zahrah Salsabila/Bul

Editor : Afifah Ananda P/Bul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here