Kelanjutan Pembangunan Gedung SGLC dan ERIC Fakultas Teknik UGM 2021

Pembangunan gedung SGLC (Smart and Green Learning Center) dan ERIC (Engineering Research Innovation Center) Fakultas Teknik UGM  telah mencapai tahap pengerjaan pondasi bore pile pada Februari 2021. Tahapan bore pile yang dipilih karena kesesuaiannya dengan karakteristik tanah di lokasi. Tahapan ini merupakan satu dari banyak tahapan pembangunan yang direncanakan akan rampung tahun depan.

Pengembangan gedung SGLC direncanakan sebagai pusat pembelajaran di lingkungan Fakultas Teknik yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan sumber daya civitas academica secara individual dan institusional serta mengembangkan kompetensi profesionalisme. Gedung ini dirancang dengan 11 lantai dan sebuah ruangan bawah tanah dengan fasilitas ruang kelas, general office, learning space, meeting room/conference room, open public area, co-working space, dll. Secara lokasi, gedung SGLC menggunakan tapak gedung Kantor Pusat Fakultas Teknik.

Berbeda dengan perencanaan gedung SGLC, gedung ERIC bertujuan sebagai pusat riset unggulan dan hilirisasi riset yang bertujuan untuk mengembangkan produk dan inovasi serta mencari solusi atas permasalahan nyata di masyarakat. Dengan rencana pembangunan 5 lantai, fasilitas yang nantinya tersedia pada gedung ini adalah laboratorium penelitian, ruang penunjang penelitian, management room, LKFT, research group, meeting room, training room, workshop room, dan lain-lain. Gedung ini sendiri akan berdiri di lahan bekas gedung Gama Press. Awal tahap perombakan, terdapat beberapa kendala yang memperlambat proses pembangunan. Kendala dalam mengkoordinasi seluruh bidang yang terlibat menjadi salah satunya. Tapi, seiring dengan berjalannya waktu dan ditambah pemahaman serta pengertian yang terus diberikan terhadap pihak yang terlibat membuat rangkaian proses pembangunan dapat terlaksana. Hasilnya, perencanaan kedua gedung ini menghabiskan waktu 25 minggu dari Juli 2019 hingga Januari 2020.

Pembangunan ini melibatkan berbagai pihak kampus dan unit/direktorat yang terkait. Contohnya dalam proses perencanaan desain Gedung SGLC – ERIC, PIU (Project Implementation Unit) melibatkan Direktorat Perencanaan dan Direktorat Aset untuk mendapatkan informasi lebih detail perihal guideline pembangunan di UGM dan teknis di lapangan. Dalam persiapan pembangunan, PIU selaku penanggung jawab langsung pembangunan juga melibatkan Satgas Covid kampus untuk memastikan bahwa protokol kesehatan dijalankan dengan baik dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Keterlibatan Fakultas Teknik selaku pengguna gedung juga dilakukan dalam proses pengawalan pembangunan dan finalisasi. Kerja sama dengan pihak luar kampus juga terjadi dalam pembangunan, seperti Dinas Perijinan, Dinas Lingkungan Hidup, dll.  Mahasiswa juga dilibatkan dalam proses pembangunan. Diawali dengan menyaring aspirasi untuk perencanaan yang optimal hingga pelaksanaan pembangunan berjalan. Mahasiswa dipilih sesuai kompetensinya masing-masing untuk andil bagian dalam pengerjaan gedung SGLC – ERIC. Beberapa mahasiswa yang terlibat merupakan mahasiswa dari Fakultas Teknik, ditambah beberapa dari Sekolah Vokasi, Pascasarjana, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan beberapa fakultas lainnya yang memenuhi kualifikasi sesuai kebutuhan sumber daya manusia. 

Direktur PIU, Ir Hotma Prawoto Sulistyadi, MT IP-MD menyampaikan bahwa pembangunan diharapkan rampung pada April 2022, meskipun pandemi mempengaruhi sebagian proses pembangunan. Pada implementasinya, pegawai proyek menerapkan kerja bergilir dan pembatasan jumlah pekerja lapangan dalam satu waktu untuk menghindari kerumunan. Pengurangan jam kerja juga dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk melakukan penyemprotan disinfektan sesudah jam kerja di lokasi berisiko penularan covid-19. Edukasi dan penerapan pentingnya protokol kesehatan di lapangan pun senantiasa digerakkan bagi pekerja proyek.

Penulis: Sekar Langit Maheswari
Editor: Ridho Saifulhaq

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here