SP2KM : Semua Bisa Jadi Pemimpin

Sahabat Percepatan Peningkatan Kepemimpinan Mahasiswa (SP2KM) merupakan salah satu program Direktorat Kemahasiswaan Universitas Gadjah Mada (UGM) di bawah Subdirektorat Pengembangan Karakter Mahasiswa. SP2KM sebagai program pelatihan kepemimpinan mahasiswa yang memiliki tujuan untuk mengembangkan karakter kepemimpinan mahasiswa kampus. Kegiatan ini terdiri dari serangkaian kegiatan pelatihan yang mencakup berbagai macam materi mengenai manajemen diri, sikap-sikap kepemimpinan, public speaking, serta action plan sebagai implementasi dari semua materi yang sudah diberikan.

Sasaran dari program peningkatan kepemimpinan ini adalah mahasiswa aktif UGM tahun pertama dan kedua. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi agar bisa lolos seleksi berkas, yaitu lulus PPSMB/DBK, IPK minimal 3.00, dan memiliki sertifikat penghargaan atau surat keterangan aktif organisasi sebagai berkas pendukung. “Semua mahasiswa memiliki kesempatan yang sama, baik yang mempunyai surat keterangan aktif organisasi maupun yang tidak. Tetapi, bagi mereka yang memiliki, peluang untuk diterima akan lebih besar” ungkap Refa Sefia Anjarwati (FKKMK’18) selaku tim teknis SP2KM 2021. 

Kegiatan SP2KM tahun ini

Mengenai rangkaian kegiatan ini, Refa menjelaskan bahwa kegiatan ini dari tahun ke tahun memiliki perbedaan. Tapi secara garis besar masih sama, yaitu mengenai kepemimpinan. Pada penyelenggaraan SP2KM 2021 ada yang berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu kegiatan SP2KM tahun ini membuka open recruitmen kepada alumni SP2KM angkatan mahasiswa 2018 dan 2019 untuk menjadi buddy yang berperan sebagai fasilitator dan pendamping  peserta. “Tiap tahun kegiatannya beda. Yang pertama, ada kuliah perdana dan ini biasanya bareng sama PMW (Program Mahasiswa Wirausaha -red), materinya selalu berkaitan sama hal-hal kepemimpinan,  seperti materi public speaking yang kemudian nantinya tiap anak bakalan ada sesi praktiknya. Pokoknya setiap ada materi yang SP2KM kasih selalu ada praktik sampai pada akhirnya nanti ada pelaksanaan action plan yang merupakan puncak dari kegiatan SP2KM,” ujarnya saat diwawancarai pada Selasa (23/2).

Adanya pandemi Covid-19 di awal tahun lalu sampai sekarang memberikan pengaruh terhadap pelaksanaan  SP2KM. Sama seperti SP2KM 2020, kemungkinan acara SP2KM 2021 juga akan dilaksanakan dengan sistem daring. “Dari kami sendiri masih mempersiapkan kegiatan ini dan akan ada bahasan lebih lanjut, kemarin baru pengumuman seleksi berkas terus nanti masih ada wawancara dan FGD (Focus Group Discussion). Untuk kegiatan tahun ini kemungkinan ngga jauh beda dari tahun lalu, seperti ada materi public speaking,  workshop special skill, workshop leadership model, dan nggak jarang ada beberapa kegiatan yang mengundang narasumber dari luar,” jelas Refa. 

Pandemi tahun ini memberi beberapa kendala dalam pelaksanaan SP2KM. Refa menjelaskan bahwa masalah koneksi dan kuota internet yang menjadi kendala dalam pelaksanaan acara. Tapi di sisi lain, ia menambahkan bahwa adanya pandemi dapat dijadikan sebagai ajang untuk belajar mengadopsi digitalisasi lebih dini, yaitu beradaptasi dengan konsep pembelajaran yang baru.

SP2KM sebagai wadah untuk mengakselerasi kepemimpinan

            Sebagai mahasiswa, kecerdasan intelektual saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan softskill yang mumpuni. SP2KM hadir sebagai wadah untuk mengembangkan diri menjadi seorang  pemimpin yang berkarakter. “Untuk jadi pemimpin yang baik kan dibutuhkan karakter kepemimpinan yang baik pula, nah untuk membentuk karakter kepemimpinan itu butuh proses yang panjang dan nggak mudah. Salah satu tempat untuk membentuk karakter tersebut adalah dengan ikut organisasi atau mencari pengalaman-pengalaman lain. Tetapi jika kita ingin melakukan akselerasi, ya bisa dengan ikut salah satu program pelatihan kepemimpinan yaitu  SP2KM. Kesimpulannya menjadi seorang pemimpin itu bisa dipelajari, karena faktanya jiwa kepemimpinan itu lebih banyak dipengaruhi oleh pengalaman dan bisa dipertajam melalui program pelatihan kepemimpinan,” pungkasnya. 

Dokumentasi kegiatan SP2KM tahun 2021, sumber: Direktorat Kemahasiswaan Universitas Gadjah Mada

Penulis : Tiara Pangesti/Bul
Editor : Zaky B/Bul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here