DSC UGM: BARU DAN ISTIMEWA

ilustrasi-komputer
ilus: rinda

Sekilas tentang DSC
Developer Student Clubs Universitas Gadjah Mada (DSC UGM) merupakan salah satu dari sekian banyak UKM dan komunitas di Universitas Gadjah Mada. DSC UGM masih berstatus komunitas dan belum menjadi UKM karena baru ada di tahun 2019. Developer Students Clubs sendiri ada banyak di universitas di berbagai belahan dunia, semuanya memiliki keistimewaan dinaungi oleh raksasa teknologi dunia, Google, melalui Google Developers. Hal itu membuat DSC UGM ini memiliki beragam kelebihan yang dapat dirasakan bagi para anggotanya. 

Berada di bawah naungan Google Developers memberikan pengaruh positif terhadap jalannya komunitas ini. “DSC itu di bawah Google Developers, kita diberikan privilege. Kita mendapatkan pelatihan setiap minggu dan workshop yang mendatangkan orang- orang hebat,” ujar Gabriella Christina Kandinata (MIPA’19) selaku Public Relations DSC UGM 2020/2021. 

Selain pelatihan dan workshop, DSC bisa mendapatkan produk berbayar dari google secara gratis dengan tujuan edukasi.

Tujuan utama dari komunitas ini adalah membantu anggota untuk bisa belajar bersama dan menyelesaikan masalah menggunakan teknologi informasi. Nantinya, anggota DSC UGM dibagi ke beberapa grup untuk membuat suatu proyek. Walaupun terkait dengan teknologi informasi, tidak ada syarat jurusan khusus untuk anggota DSC UGM, yang penting di sini adalah adanya minat di bidang teknologi tersebut. Ditambah di DSC sendiri ada tiga role, yaitu hacker terkait koding, hustler terkait bisnis, dan hipster untuk desain.

Anggota dan Kegiatan yang Istimewa
“Walaupun DSC ini baru tahun kedua, masih muda banget, kita bisa membuat orang-orang sekitar 170 orang tertarik dan mendaftar. Namun, yang kita terima hanya 28 orang. Berarti, orang-orang yang terpilih ya memang orang-orang yang menurut kami terbaik. Oleh karena itu, environment yang ada di DSC pun juga insyaAllah menjadi yang terbaik,” jelas Ahmad Azka Kusuma Edy (MIPA’19) selaku Core Team Activation DSC UGM 2020/2021. 

DSC UGM merupakan komunitas yang sering bekerja sama dengan berbagai perusahaan besar. Hal tersebut membuat para anggota komunitas ini mendapatkan hak istimewa tersendiri. “Di DSC UGM, kita bakal mendapatkan banyak sekali kerja sama dengan perusahaan-perusahaan. Dari situlah kita mendapatkan berbagai tawaran yang bisa dibilang ‘jalur belakang’ karena orang lain belum tentu bisa mendapatkannya,” ungkap Mario Adriel (MIPA’18) selaku Lead DSC UGM 2020/2021. 

Tak bisa dipungkiri, relasi merupakan salah satu hal penting yang dibutuhkan pada masa ini. Memiliki relasi dengan jangkauan yang luas diharapkan dapat membantu suatu saat nanti. Relasi dengan jangkauan yang lebih luas tersebut bisa dibangun dan didapatkan melalui DSC UGM. “Di sini (DSC UGM) juga bakal membangun banyak relasi karena di sini orang- orangnya punya semangat tinggi untuk belajar. Mereka membangun suasana yang memotivasi kita untuk terus bersemangat. Beberapa di antara mereka juga udah intern di beberapa company, jadi itu bakal nambah relasi,” ujar Mario. 

Lingkungan komunitas yang baik tentunya akan memberikan dampak yang baik bagi anggotanya. Hal itulah yang dimiliki dan dibentuk oleh DSC UGM yakni dengan memilih orang-orang terbaik dari yang terbaik. 

Dengan hadirnya DSC UGM yang memiliki banyak keistimewaan dan privilege, para pengurus berharap dapat membantu mahasiswa yang minat di bidang teknologi informasi untuk mengembangkan minat dan bakatnya. Pada masa kini, kebutuhan pekerja pada bidang teknologi informasi sangat meningkat, DSC diharapkan bisa menjadi tempat belajar dan mengawali untuk menjadi pekerja yang baik dalam hal bisnis, desain, dan juga teknisnya. 

Penulis: Rafi Muflih Rabbani/ Bul
Editor: Meidiana Putri Salsabila/ Bul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here