Tips Menghadapi Libur Lebaran di Kos

lebaran_dikos
Ilus:Syifa/Bul

Tahun ini sepertinya tak akan ada euforia mudik seperti tahun-tahun sebelumnya. Pagebluk yang panjang ini memaksa pemerintah untuk menetapkan kebijakan larangan mudik. Kebijakan pemerintah yang dimaksudkan untuk menekan persebaran penyakit ini, membuat para mahasiswa rantau—yang belum sempat pulang dan tidak bisa pulang, tentunya—mau tak mau tinggal lebih lama di tanah perantauan.

Bagi mahasiswa rantau, merayakan hari libur lebaran jauh dari keluarga pasti akan ada sesuatu yang hilang. Walaupun begitu, meskipun jauh dari keluarga, banyak hal yang mungkin bisa kamu lakukan. Berikut adalah beberapa hal yang mungkin akan kamu lakukan untuk mengisi harimu yang kosong di saat seperti ini.

1.Membersihkan Kamar

Membersihkan kamar kos memang nggak harus selalu waktu lebaran. Tapi, momen hari raya setidaknya akan membuat kamu tergerak untuk membersihkan kamar kosmu, ‘kan? Karena bukan hanya kamu yang sebenarnya perlu disucikan saat lebaran, tapi kamar kosmu juga.

Enggak mau, ‘kan, menghabiskan libur lebaran dengan diri dan kamar yang najis?

2.Menghias Kamar ala-ala

Setelah bersih-bersih kamar, kamu mungkin mulai berpikir untuk menghias kamar kosmu. Kamu akan berencan untuk mulai mencari model hiasan kamar di internet.Kamu mungkin menemukan banyak hiasan yang bagus dan berencana untuk mampir ke Toko Merah untuk beli bahan—walaupun kemudian kamu ingat kalau sekarang sedang masa karantina dan dilarang jalan-jalan sama Ibu Kost, mungkin ini saatnya untuk menggantung tumblr yang selalu kamu simpan di lemari?

3.Masak hidangan lebaran

Lebaran di kos bukan berarti absen menyantap makanan khas lebaran. Kamu bisa banget mengajak teman-temanmu sesama perantau yang tidak pulang kampung untuk masak bareng. Tidak ada yang lebih mantap daripada menghabiskan

Ya, walaupun kamu nyatanya tidak punya teman atau tidak bisa masak sedikitpun, setidaknya kamu bisa pergi ke tempatnya Ibu Kost untuk minta opor ayam, kan? Jadi… selamat makan!

4.Video call anggota keluarga

Saat hari raya, jangan lupa untuk video call anggota keluarga di kampung halaman. Karena melihat wajah mereka mungkin akan mengobati rindu yang ada dalam hatimu.

Jangan lupa untuk sungkem dan minta maaf juga, ya!

5.Putar lagu-lagu yang bernuansa lebaran

Lagu-lagu religi biasanya absen dari playlistmu. Untuk lebaran kali ini, coba, deh, isi playlist-mu dengan lagu-lagu yang bernuansa religi. Dijamin suasana liburan lebaran akan makin berasa—dan mungkin saja dirimu juga akan menjadi lebih tercerahkan setelah lebaran ini.

Ya. Sudah sangat pasti dengan pagebluk seperti ini, terpaksa tidak pulang ke kampung halaman akan melahirkan cerita pengalaman yang berbeda. Cerita pengalaman yang mungkin tidak bisa dibilang menyenangkan, namun tetap harus dibuat senang: karena tidak pulang kampung bukan berarti tidak bisa bersenang-senang! Masih banyak hal yang bisa dilakukan mungkin belum tertulis dalam artikel ini. Kamu masih bisa berekplorasi dengan dirimu sendiri. Pagebluk kali ini pasti akan berakhir suatu saat nanti, tapi jangan sampai kebahagiaan kita juga berakhir. Jaga kesehatan dan tetaplah bahagia, kawan!

Penulis: Naufal Shabri/Bul
Editor: Muhammad Ridho Affandi/Bul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here