Opening Ceremony: Selamat Datang Gamada 2019!

Opening Ceremony PPSMB2019
Foto: Lestari/Bul

Sabtu kemarin menjadi momentum yang bersejarah bagi 8408 Gamada yang telah berhasil diterima menjadi bagian dari kampus kerakyatan. Pasalnya, kemarin (3/8) merupakan hari pertama sekaligus acara pembukaan dari Pelatihan Pembelajar Sukses untuk Mahasiswa Baru (PPSMB) UGM 2019. PPSMB sendiri merupakan kegiatan resmi orientasi dan pengenalan kampus bagi mahasiswa baru di lingkungan UGM yang dilaksanakan selama seminggu dan bertujuan untuk membentuk karakter Gamada. Pada tahun ini, PPSMB mengangkat tema Integritas UGM Menguatkan Integrasi Nasional. “Dalam proses pembuatan tema, saya ingin mengaplikasikan sistem integrasi tersebut dari UGM untuk Indonesia yang lebih baik,” ujar Salsahela Mutiara Clariza selaku koordinator acara.

Opening ceremony kali ini diawali dengan sambutan Rektor UGM, Prof Ir Panut Mulyono, M Eng D Eng IPU yang kemudian diikuti dengan penyerahan penghargaan bagi mahasiswa berprestasi. “Sekalipun nanti kalian berada jauh dari UGM, saya berharap hati kalian tetap di UGM” pesan Pak Panut di penghujung sambutannya. Selain itu, sebagai bentuk simbolis menerima mahasiswa baru dari berbagai latar belakang, Pak Panut ikut menyematkan jas almamater dan pin kepada perwakilan mahasiswa terluar, terjauh, terspesial (berkebutuhan khusus) dan juga dari program bidikmisi. Pemakaian jas almamater dan pin kemudian diikuti serentak oleh seluruh Gamada yang memenuhi lapangan Grha Sabha Pramana pagi itu.

Acara dilanjutkan dengan penampilan Marching Band yang menjadi penampilan pembuka sebelum Prof Dr Sri Adiningsih, ekonom yang juga bagian dari Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) sekaligus menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia menyampaikan orasi. Setelah itu, Rektor UGM beserta jajarannya maju ke tengah lapangan untuk menekan tombol merah sebagai tanda bahwa PPSMB UGM 2019 secara resmi dimulai. Suara sirine yang terdengar setelah ditekannya tombol merah langsung dilanjut dengan anthem PPSMB yang membuat seluruh Gamada ikut berdiri dan mengikuti gerakan anthem di lapangan.

Setelah penyampaian orasi dari mahasiswa berprestasi, kemeriahan PPSMB semakin terasa dengan berbagai UKM yang unjuk gigi di tengah lapangan. Seluruh penampilan UKM dikemas dalam satu penampilan teater yang apik, UKM yang termasuk diantaranya yakni, UTB, Swagayugama, Merpati Putih, Taekwondo, Karate INKAI, Menwa, Panahan, GMCO, PSHT, Judo, dan UKJGS

Hari pertama PPSMB tahun ini tidak seperti tahun sebelumnya karena dilaksanakan pada hari Sabtu dan tidak diawali dengan gladi bersih. “PPSMB 2019 ini memiliki perbedaan dengan tahun sebelumnya. Kalau tahun kemarin kan gladi bersih diletakkan di hari pertama, baru besoknya opening ceremony, kalau tahun ini dibalik jadi opening ceremony dulu, baru gladi bersih,” ujar Salsa. Meski belum melakukan gladi bersih, pembentukan formasi tetap berhasil dilakukan dan membentuk formasi pertama mereka yakni tulisan “PPSMB UGM 2019”. Namun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, opening ceremony tahun ini tidak menampilkan banyak pertunjukan yang berbeda ataupun unik.

Terlepas dari acara opening ceremony PPSMB, menjadi bagian dari UGM adalah satu hal yang membanggakan dan berarti bagi banyak mahasiswa baru, tak terkecuali Putri Wulandari yang merupakan perwakilan Mahasiswa Baru Terluar.  “Seneng pasti, bahagia pasti. Terutama bisa membanggakan kedua orang tua,” ungkap Putri yang menyatakan kebahagiaannya bisa menjadi bagian dari Gamada terutama bisa menimba ilmu di Fakultas Farmasi. Putri memiliki niat mulia untuk bisa mengaplikasikan ilmu yang ia dapat selama kuliah dengan membangun klinik di pulau sehingga masyarakat bisa membeli obat dengan lebih murah.

Selamat datang Gadjah Mada Muda 2019. Selamat berdinamika.

Penulis: Juwita Wardah, Ashar Khoirurrozi, Salsabila Hasna/Lestari Kusumawardani /Bul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here