Membumikan Visi Indonesia Emas 2045

Penerbit Bentang
Judul buku     : Indonesia 2045:  Pemikiran Terbaik Putra-Putri Bangsa untuk Ibu Pertiwi
Genre       : Kumpulan Esai
Penulis    : Mata Garuda (Ikatan Alumni dan Penerima Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)
Penerbit       : Penerbit Bentang
Tahun terbit   : 2018
ISBN           : 978-602-291-494-5
Jumlah halaman : 444 halaman

Menjelang hari kemerdekaan Indonesia yang ke-100 di 2045, berbagai gagasan dan inovasi segar diperlukan dalam usaha membangun Indonesia menjadi negara yang maju dan kuat. Diperlukan komitmen dan motivasi yang besar dalam mewujudkan mimpi-mimpi tersebut. Generasi muda yang memiliki pemikiran segar dan cemerlang harus turut menyumbang gagasan dan inovasi serta pengabdian terhadap bangsa agar mimpi tersebut dapat terwujud.

Ikatan Alumni dan Penerima Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yang disebut dengan Mata Garuda, menyusun kumpulan esai kritis yang berisikan gagasan dan inovasi yang segar. Kumpulan esai ini merupakan mimpi dan harapan terhadap Indonesia di hari kemerdekaan yang ke-100 pada berbagai bidang dan sektor kehidupan. Tulisan-tulisan yang terdapat pada buku “Indonesia 2045” diharapkan dapat menginspirasi berbagai kalangan, baik pemangku kebijakan maupun generasi-generasi muda.

Kumpulan esai penguatan ekonomi, keuangan, dan kewirausahaan merupakan awalan yang terdapat pada buku ini. Salah satu pilar negara adalah kekuatan ekonominya. Buku ini memaparkan prasyarat untuk mencapai Indonesia emas 2045, yaitu sistem akuntansi yang komprehensif. Sistem itu juga perlu ditunjang oleh pengembangan ekonomi kreatif yang mampu mendorong perekonomian bangsa dan menyejahterakan masyarakat. Selain itu, optimalisasi zakat untuk mengatasi kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan merupakan salah satu cara agar Indonesia menjadi bangsa yang kuat dalam bidang ekonomi.

Indonesia berada pada peringkat ke-4 dunia dalam hal jumlah populasi. Melimpahnya sumber daya manusia mengharuskan kita untuk menyusun strategi dalam membangun manusia di Indonesia. Mengatasi berbagai masalah seperti narkoba, maraknya kasus bunuh diri remaja, dan menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat merupakan keharusan agar generasi muda di masa yang akan datang dapat menjadi manusia yang lebih maju.

Pembangunan manusia tidak lengkap tanpa adanya inovasi bidang medis dan kesehatan. Belakangan ini Indonesia didera berbagai kasus, di antaranya prevalensi kanker yang mencapai 1,4% pada 2013, wabah difteri pada 2017, dan maraknya obesitas anak. Selain itu, terdapat beberapa permasalahan yang selama ini menghambat penanganan kasus-kasus kesehatan, seperti kurangnya pencatatan data kesehatan dan penggalian data pola wabah penyakit di daerah. Buku ini memuat berbagai metode menarik mengenai langkah mengatasi permasalahan kesehatan seperti kanker, yang tentunya penting bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dalam rangka menuju Indonesia emas 2045.

Kumpulan esai yang tersusun di dalam buku ini mudah untuk dipahami bagi kalangan akademisi maupun nonakademisi. Topik bahasan yang terkandung di buku ini mencakup berbagai sektor penunjang negara. Hal tersebut dapat membuat pembaca mengetahui dan memahami apa yang perlu dilakukan untuk mencapai visi Indonesia emas 2045. Pembahasan esai yang ilmiah juga membuat pembaca makin yakin akan gagasan dan inovasi yang dilontarkan si penulis esai. Data-data yang disajikan juga cukup valid dan lengkap walaupun ada beberapa data yang terkesan mulai kedaluwarsa sebab jaraknya agak jauh dengan tahun buku ini diterbitkan.

Akan tetapi, ada sektor penting lain (seperti perindustrian) yang belum tercakup ke dalam kumpulan esai ini. Meski begitu, buku ini merupakan kontribusi bagus bagi perkembangan bangsa. Buku ini juga dapat menginspirasi kita untuk mengabdi dan memberikan gagasan serta inovasi demi membangun bangsa dan negara, sehingga keinginan Indonesia menjadi bangsa maju dan kuat pada 2045 tak hanya angan-angan kosong semata.

Penulis: Karina Alveralia/Bul
Penyunting: Marcellinus Aldyawan/Bul


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here