Tim Relawan Palu-Donggala UGM Sudah Berangkat

Beberapa waktu lalu, terjadi bencana alam berupa gempa bumi dan tsunami di Kota Palu, Donggala, dan Sigi, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9). Gempa berkekuatan 7,4 SR dan berkedalaman 10 km menimbulkan tsunami setinggi 1,5 – 2 m. Imbasnya, tsunami merusak pesisir Pantai Donggala, Sulawesi Tengah. Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa gempa bumi dan tsunami yang terjadi, disebabkan oleh Sesar Palu Koro yang berada di sekitar Selat Makassar. Bencana ini mengakibatkan korban jiwa dan rusaknya infrastruktur. Sehingga, diperlukan perbaikan dan pemulihan kondisi seperti sedia kala.

Terkait dengan hal tersebut, tim Relawan Mahasiswa Universitas Gadjah Mada melakukan assessment pasca gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Sebanyak 14 anggota relawan, terdiri dari mahasiswa dan alumni UGM diterjunkan. Mereka bertugas untuk conditioning dengan warga dan relawan lainnya di Posko Kagama Care yang berlokasi di halaman Masjid Al-Falah, Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. Relawan sudah diberangkatkan hari Jumat, (12/10) pukul 13.00 WIB menuju Bandara Adisucipto Yogyakarta. Sesampainya di Sulawesi Tengah, relawan mulai melakukan operasional lapangan. Kegiatan operasional diperkirakan akan berlangsung selama dua minggu.

Nama-nama relawan yang berangkat menuju Sulawesi Tengah yaitu sebagai berikut.

  1. Aziz Arifanto (Fakultas Ilmu Budaya)
  2. Sheila Fita Anjani (Fakultas Filsafat)
  3. Ayyas Al Faruq (Sekolah Vokasi)
  4. Putu Hendra Wijaya (Fakultas Hukum)
  5. Muhammad Vicky A.S. (Fakultas Hukum)
  6. Suryo Ilham Widodo (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)
  7. Ahmad Mubarok (Sekolah Vokasi)
  8. Faiq Fadlurrokhman (Sekolah Vokasi)
  9. Dendy Dyandra Putra (Fakultas Ilmu Budaya)

Penulis: Tim Humas dan Publikasi Relawan Mahasiswa UGM
Editor: Hadafi Farisa/Bul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here