Iqbaal’s Homecoming Tour: Semangat Belajar Anak Indonesia

Sabtu (23/6) Ruang Guru, salah satu aplikasi bimbingan belajar daring, kembali melaksanakan Iqbaal’s Homecoming Tour. Kota Yogyakarta dipilih menjadi kota ketujuh dari sepuluh kota yang akan didatangi.  Mengambil tempat di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta, Iqbaal’s Homecoming Tour kali ini dihadiri oleh ratusan pelajar di kota Yogyakarta yang juga merupakan pengguna aplikasi Ruang Guru. Acara bertajuk #BelajarItuKeren ini dikemas dalam bentuk talk show yang disampaikan oleh  Brand Ambassador Ruang Guru, Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan, serta Co-Founder Ruang Guru, Adamas Belva Syah Devara dan Iman Usman.

Acara dimulai pukul 20.00 WIB. Peserta bersorak gembira mengiringi naiknya Iqbaal Dhiafkahri Ramadhan ke panggung. Dalam talkshow, Iqbaal berbagi pengalaman bagaimana dirinya dapat terlibat dalam Ruang Guru. Ia menyampaikan bahwa dirinya ingin menyebarkan virus semangat belajar di kalangan anak muda, melihat kondisi Indonesia yang saat ini masuk dalam kondisi gawat darurat pendidikan.

Belva, salah satu Co-Founder Ruang Guru yang juga lulusan universitas ternama di dunia, Harvard dan Stanford, menyampaikan bahwa belajar itu bukan milik satu kalangan tertentu, melainkan milik semua orang. “Kami ingin menyebarkan semangat belajar pada anak-anak Indonesia. Kami ingin membangkitkan citra bahwa belajar itu keren, bukan cuma buat kelompok tertentu,” ujar Belva.

Iqbaal mengaku senang ketika diminta untuk terlibat dengan Ruang Guru. Lulusan Armand Hammer United World College (UWC) of the American West, New Mexico, Amerika Serikat ini menyampaikan bahwa dirinya merasa “berhutang” karena menurutnya, tidak hanya dirinya yang mampu menempuh pendidikan tinggi di sekolah-sekolah terbaik di dunia. “Semua orang di Indonesia harusnya memiliki kesempatan yang sama. Kalau di Jakarta sekolah saya bagus, sekolah teman-teman saya, kenapa di kota-kota lain nggak bisa sebagus itu. Kota yang harus dua sampai empat jam naik speedboat itu pada akhirnya saya sudah ke sana, dan buat saya jadi nggak adil gitu,” papar Iqbaal saat press conference Ruang Guru.

Acara ini disambut positif, tidak hanya oleh para pelajar dan orang tuanya, namun juga oleh pejabat Daerah Istimewa Yogyakarta. Beberapa pejabat pemberintahan nampak hadir dalam acara tersebut, salah satunya adalah Kepala Bappeda Kota Yogyakarta, Ir Edy Muhammad. Edy menyampaikan bahwa platform pembelajaran semacam Ruang Guru sesuai dengan program dari pemerintah. Pemerintah Yogyakarta juga sedang merintis kegiatan akademisi dengan internet, salah satunya adalah kegiatan penerimaan murid baru yang telah dilakukan. Ruang Guru dinilai menjadi salah satu solusi dari krisis pendidikan di Indonesia dengan menjadi aplikasi yang berfokus untuk memajukan pendidikan sehingga membuat banyak pihak mendukung hadirnya Ruang Guru. “Ruang Guru menjadi salah satu langkah revolusioner dalam memperbaiki pendidikan untuk menjadi lebih baik saat ini,” jelas Edy.

Penulis: Teresa Widi, Ihsan Nur Rahman/Bul
Editor: Agnes Vidita/Bul