Mengenal Lebih Dalam Prodi Ilmu Aktuaria

Pada tahun ajaran 2018/2019 yang akan datang, Universitas Gadjah Mada (UGM) akan membuka program studi (prodi) baru yaitu Ilmu Aktuaria yang akan berdiri di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Sebelum prodi tersebut resmi dibuka, ada baiknya untuk mengenal lebih dalam tentang Ilmu Aktuaria.

Ilmu Aktuaria adalah ilmu tentang analisis dan pengelolaan risiko keuangan yang terjadi di masa yang akan datang. Adapun aktuaris (orang yang bekerja dalam bidang aktuaria) adalah orang yang memiliki keahlian dalam bidang matematika dan statistika untuk menganalisis risiko keuangan dan industri asuransi.  .

Pengenalan Ilmu Aktuaria

James Hickman, seorang aktuaria asal Amerika Serikat, dalam jurnalnya yang berjudul History of Actuarial Profession, mengungkapkan bahwa aktuaria merupakan salah satu bidang profesi yang memerlukan proses pembelajaran agar bisa bekerja pada bidang tersebut. Seorang aktuaris dapat melakukan peran yang sangat penting dalam kemajuan ekonomi modern karena memiliki dan menguasai pengetahuan tentang teori statistik dan teori finansial yang mendasari industri asuransi dan pension. Hal tersebut berguna untuk merancang dan memberi harga produk finansial umum, seperti anuitas dan anuitas pensiun.

Singkatnya, peran aktuaris adalah menerapkan teori keuangan dan statistik guna memecahkan masalah bisnis. Beberapa contoh masalah yang sering diajukan kepada aktuaris misalnya, berapa banyak yang individu atau perusahaan harus simpan sekarang untuk memberikan tingkat pensiun yang telah mereka tentukan di masa depan. Terlepas dari betapa pentingnya profesi ini, aktuaris belum begitu dikenal banyak orang sepertihalnya profesi akuntan maupun ahli statistik.

Prospek Kerja Ilmu Aktuaria

Sebagian besar aktuaris bekerja di perusahaan asuransi yang membutuhkan kemampuan manajemen risiko sangat baik. Perusahaan asuransi ingin mengambil kebijakan yang menawarkan risiko seminimal mungkin. Ilmu Aktuaria paling sering diterapkan pada asuransi jiwa, properti, pertanggungjawaban, dan berbagai jenis asuransi lainnya. Praktik aktuaria paling tradisional berkisar pada analisis berbagai faktor yang terkait dengan harapan hidup dan membuat tabel kematian (mortalitas) yang dapat memberikan prediksi ukuran serta rekomendasi kepada pialang asuransi dalam kasus individual.

Sejarah Aktuaria

Lazimnya, sebuah profesi tercipta untuk melayani tujuan khalayak umum. Akibatnya, garis besar sejarah berdirinya profesi aktuaria harus mengikuti tujuan publik yang dilayani oleh aktuaris dalam menerapkan ilmu dasar mereka.

Konsep asuransi sudah ada sejak akhir abad ke-17, ketika praktik penilaian risiko ekonomi semakin ilmiah. Pada masa ini, ilmuwan aktuaria telah merilis tabel mortalitas pertama yang membagi populasi ke dalam kelompok berdasarkan pilihan gaya hidup dan keadaan pribadi. Hal ini mempermudah pialang asuransi untuk menganalisis risiko mengambil asuransi baru.

Pada tahun 1762 terjadi tuntutan pembentukan asosiasi aktuaris di London dari Society for Assurances on Lives and Survivorships sebagai perusahaan bersama, memulai proses yang menciptakan tujuan umum bagi aktuaris. Sama halnya dengan pekerja lain, pekerja aktuaria berusaha untuk memproyeksikan identitas profesional melalui pengembangan asosiasi. Pada tahun 1848 di Inggris, dibentuk Wales Institute of Actuaries yang merupakan satu dari tiga asosiasi kualifikasi yang didirikan sebelum tahun 1850. Berdirinya Wales Institute of Actuaries tersebut mendorong penetapan profesi aktuaria pada tahun yang sama. Menyusul kemudian Fakultas Aktuaris di Edinburgh didirikan tahun 1856. Victoria Great Britain menyediakan lingkungan yang baik untuk pengembangan profesi aktuaria hingga akhirnya profesi aktuaria dapat berkembang sampai saat ini.

Oleh: Brenna Azhra Syahadati/M. Zahri Firdaus

Referensi:

Collins, David., Dewing, Ian., & Russel, Peter. (2009). The Actuary as Fallen Hero: On the Reform of A Profession. SAGE Publications. Volume 23(2): 249–266.  pp. 249-266.

Hickman, James. (2006). History of Actuarial Profession. Encyclopedia of Actuarial Science. 2.

https://www.investopedia.com/terms/a/actuary.asp. Diakses pada 13 Februari 2018 pukul 21.46 WIB.