JOGJAJANAN 2017: JUJUR BERSAMA SILAMPUKAU

Foto:Dok. Jogjajanan 2017

Bertajuk tema “Food X Art: And Expression of Mind” untuk tahun 2017 ini, Jogjajanan menggebrak panggung Gedung PKKH UGM pada malam 15 Oktober 2014. Pada malam itu sangat terasa bahwa panggung kecil dengan penonton yang cukup riuh sudah mewakili ekspresi-ekspresi yang hendak dicurahkan. Silampukau dengan kejujuran berekspresinya sungguh dirasa tepat untuk memeriahkan panggung tersebut.

Dengan kejujuran dan lagu yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, Silampukau, duo hits Surabaya, Kharis Junandharu dan Eki Tresnowening berhasil membius jiwa-jiwa muda disana. Dengan suara berat nan bulat, duo kepodang tersebut dengan lihai memetik gitar dan berhasil membuat penonton ikut bersenandung. Silampukau membawakan hampir semua lagu dalam album terbaru mereka, Dosa, Kota, dan Kenangan. Jalur musik folk yang mereka pilih berhasil mengusung keresaahan-keresahan dengan jujur sekaligus berhasil mendapat tanggapan baik karena dinilai memiliki ruang yang luas untuk mengeksplorasi, dan tentu saja mereka berhasil melakukannya.

Dimulai dengan membawakan Lagu Rantau,  tanpa dipandu para penonton pun ikut bernyanyi karena mungkin sangat tepat untuk jiwa mereka yang rata-rata adalah perantau di Kota Pelajar ini. Lagu-lagu lain yang mengikuti tak kalah mendapat sambutan riuh juga dari penonton yang hadir. Pembawaan Eki dan Kharis yang canggung namun menghibur dengan nyata terpampang diawal mereka hendak membawakan lagu Si Pelanggan. “Karena ini acara Jogjajanan, lagu ini juga Jogjajanan banget,” ujar Eki tepat sebelum musik mulai dimainkan kembali. Si Pelanggang merupakan lagu hits lain yang dengan jelas menceritakan tentang Dolly, lokalisasi prostitusi di Surabaya yang kini sudah tiada. Sang Juragan yang menceritakan tentang penjualan minuman keras serta lagu Doa 1 yang liriknya satire soal impian musisi untuk menjadi terkenal juga tak lupa mereka senandungkan. Hingga lagu yang paling ditunggu yaitu Puan Kelana di hampir penhujung malam, tetap saja tak kalah membius penonton dengan lirik yang sederhana namun dalam.  Malam yang indah dan jujur kala itu ditutup Silampukau lewat tembang Sampai Jumpa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here