Menapaki Sisi Lain Dunia Oranye

M
Memasuki tahun 2018, kepopuleran dunia oranye atau yang lebih dikenal dengan Wattpad nampaknya masih bergaung di negeri ini. Platform kepenulisan asal Kanada ini telah diluncurkan sejak tahun 2006, tetapi di Indonesia Wattpad baru mencapai puncak popularitas di tahun 2016. Hal itu tidak terlepas dari kesuksesan novel Dear Nathan besutan penulis Wattpad yang diterbitkan di tahun yang sama.

Kini novel-novel yang diangkat dari Wattpad telah berhasil merajai pasar. Tidak berhenti sampai di situ, novel-novel tersebut seringkali menduduki jajaran novel best seller dan bersanding dengan novel lain karya penulis kondang. Hebatnya lagi, beberapa novel juga mampu menarik minat para produser untuk diadaptasi ke layar lebar.

Munculnya para penulis muda yang sukses meniti karir kepenulisan dari Wattpad rupanya telah menginspirasi kawula muda lain untuk mengikuti jejak mereka. Namun, menjadi penulis terkenal di Wattpad tidaklah semudah membalik telapak tangan, sama halnya dengan menjadi seorang youtuber atau selebgram. Dalam Wattpad, terdapat sistem ranking untuk setiap genre yang tersedia. Pada genre tertentu, seperti teen fiction maupun romance, memeroleh ranking dapat menjadi pekerjaan yang sulit karena banyaknya cerita dalam genre tersebut. Perubahan ranking yang terjadi setiap hari pun dapat mengindikasikan ketatnya persaingan antar penulis Wattpad.

Di Wattpad sendiri terdapat dua tipe penulis. Tipe pertama adalah mereka yang menjadikan kegiatan menulis sebagai hobi semata tanpa memedulikan jumlah reader. Sebaliknya, tipe kedua adalah mereka yang tidak hanya menulis, tetapi juga berburu reader, vote dan comment. Demi mencapai keinginan tersebut, penulis tipe kedua ini akan bekerja sama dengan saling berkunjung karya. Ketika berkunjung, mereka akan meninggalkan jejak berupa vote dan comment, atau biasa disingkat dengan vomment. Sekalipun sekilas terlihat adanya hubungan timbal balik yang menguntungkan, tetapi nyatanya saling berkunjung karya tidak selalu berarti saling membaca maupun mengoreksi. Kadang penulis hanya memberi vomment secara asal tanpa benar-benar membaca karya tersebut.

Penulis yang lebih mementingkan jumlah vomment dibandingkan kualitas akan sibuk mempromosikan karyanya tanpa mau meng-update dan meng-upgrade. Situasi ini sejatinya cukup merugikan pembaca yang menanti kelanjutan karya si penulis. Dari sini pula timbul sebuah pertanyaan, “lantas apa gunanya jumlah reader, vote, dan comment tersebut? Bukannya ketiganya tidak bisa mendatangkan pundi-pundi layaknya viewer di Youtube?”

Pertanyaan tersebut sebenarnya serupa dengan, “apa gunanya mengumpulkan like di Instagram?” Bagi orang lain mungkin tidak ada artinya, tetapi dapat menjadi hal yang sangat berarti bagi pengguna lain. Beberapa penulis Wattpad menganggap jumlah reader dan vomment sebagai bentuk apresiasi orang lain terhadap karyanya. Namun, apakah apresiasi dapat diukur dari jumlah reader dan vomment-nya saja? Ada pula yang berpendapat bahwa jumlah reader dan vomment akan membantu penulis agar terjaring oleh penerbit mayor. Pendapat ini cukup beralasan karena keberadaan Wattpad seolah mendobrak sistem lama yang diberlakukan penerbit mayor. Dahulu kebanyakan penerbit tidak menerima naskah yang telah dipublikasikan, namun kini beberapa penerbit justru berlomba mencari karya di Wattpad dengan jumlah reader dan vomment yang fantastis.

Terlepas dari fenomena tersebut, Wattpad dapat menjadi wadah yang tepat bagi para penulis dalam menyalurkan karyanya. Dalam berkarya di Wattpad, alangkah baiknya apabila kita tidak terlalu terobsesi dengan angka reader maupun vomment. Sebaliknya, mulailah fokus dalam memperbaiki karya. Tulisan yang baik dan menarik tentu akan mendatangkan reader dan vomment. Saling berkunjung karya pun seyogianya merupakan kegiatan positif apabila dilakukan dengan benar, bukan dengan niat terselubung. Kegiatan tersebut dapat menjadi ajang menambah pengetahuan, saling mengoreksi, dan saling mengapresiasi antar penulis.

Penulis:
Frida Hanifa P

Fakultas Pertanian

Editor: Hana Safira A/Bul
Ilus: Anam/Bul

 

 

 

Rubrikasi