Mencari Spot Instagramable di Bukit Panguk, Kediwung

Bukit Panguk.Foto: Anisa Sawu/Bul

Sangat disayangkan jika berkuliah di Jogja namun belum sempat menjelajahi destinasi wisata menarik didalamnya, apalagi Bukit Panguk.

Salah satu tujuan wisata yang kini banyak dikunjungi wisatawan adalah Bukit Panguk yang berada di desa Kediwung, Mangunan, Bantul. Bukit Panguk adalah alternatif wisata baru di Kabupaten Bantul. Daerah Mangunan sendiri, sebelumnya telah dikenal dengan wisata Kebun Buah Mangunan, Hutan Pinus, dan Puncak Becici yang telah eksis lebih dulu.

Keindahan Bukit Panguk

Bukit Panguk hampir mirip dengan puncak Kebun Buah Mangunan, dengan pemandangan kali Oyo yang mengular dihiasi kabut magisnya. Bedanya, di Bukit Panguk kita mendapat tambahan pemandangan matahari terbit yang mengagumkan dan pilihan gardu pandang yang lebih banyak.

Dipuncak panguk pemandangannya indah sekali, kita bisa melihat pemandangan di bawah kita. Kalau pagi viewnya kabut, jadi bagus untuk spot foto. Apalagi kalau pas sunrise,” ujar salah seorang pengunjung, Listiana Trihastuti. Puncak Panguk ini banyak dikunjungi oleh para fotografer dan anak-anak muda pecinta fotografi yang suka mengunggah foto di media sosial. Tempat ini memang spot yang sangat bagus untuk menjepret foto-foto yang super keren. Bukit Panguk menjadi populer belakangan ini karena banyak pengunjung yang mengunggah liburan mereka di sini ke Instagram. Tempatnya memang instagramable dan sekilas nampak seperti Punthuk Mongkrong di Magelang atau Bukit Sendaren di Purbalingga.

Rute perjalanan

Rute yang dilalui untuk mencapai Bukit Panguk ini apabila dari arah Jogja dapat mengambil arah Imogiri, kemudian menuju ke Dlingo (Kebun Buah Mangunan) yang sudah ada pada papan penunjuk. Jika sudah sampai di sekitar Kebun Buah Mangunan, ikuti petunjuk arah ke Kediwung. Jika sudah sampai di Dusun Kediwung ikuti petunjuk arah karena sudah banyak dipasang oleh pengelola setempat. Medan untuk menuju Bukit Panguk memang cukup ekstrem, meskipun jalan sudah diaspal namun banyak tanjakan dan tikungan yang cukup tajam.

Tiket masuk dan fasilitas

Saat masuk Bukit Panguk, pengunjung atau wisatawan cukup membayar uang seikhlasnya guna pembangunan wisata. Belum ada tarif retribusi yang ditetapkan oleh pemerintah, selain itu juga membayar parkir Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Fasilitas yang ada di Bukit Panguk ini antara lain gazebo, toilet, dan warung-warung makan. Selain itu warga setempat juga membangun gardu pandang dari bambu dan kayu untuk spot foto ada yang berbentuk kapal, bunga matahari, dan lambang hati. Untuk berfoto dengan latar belakang pemandangan bukit-bukit hijau di atas gardu pandang ini pengunjung hanya diminta untuk merogoh kocek tiga ribu rupiah saja.

Terlepas dari keasyikan mengabadikan foto di Puncak Panguk, kita juga harus berhati-hati karena gardu pandang dan spot foto yang dibuat belum memenuhi standar keamanan. Namun, hal ini tidak menjadi penghalang bagi para pengunjung untuk berwisata ke Bukit Panguk yang memiliki keindahan pemandangan kabut dan perbukitan yang luar biasa. Tempat ini sangat cocok bagi kamu yang hobi fotografi dan menyukai pemandangan alam yang masih asri.

Penulis: Anisa Sawu/Bul
Editor: Hadafi Farisa/ Bul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here