Talkshow Kepenulisan Ketika Tulisan Berbicara.Foto: Desi/BulFoto: Desi/Bul

Berlatih Menggores Kata Di Talkshow Kepenulisan “Ketika Tulisan Berbicara”

Bagaimana jadinya ya, jika sebuah tulisan mampu mengungkapkan dan menjelaskan semuanya, termasuk isi hati? Talkshow kepenulisan yang diselenggarakan oleh mahasiswa/i Program Studi D3 Kepariwisataan UGM kali ini membawakan tema Ketika Tulisan Berbicara. Terinspirasi dari salah satu karya milik Agnes Davonar, penulis novel terkenal berjudul Surat Kecil untuk Tuhan ini sekaligus menjadi pembicara bersama dengan Floriberta Novia Dinda Shafira dalam talkshow yang dilaksanakan pada Rabu (29/11) lalu.

Penjelasan dari Floriberta Novia Dinda Shafira, atau lebih dikenal dengan sapaan Flo, tentang dunia kepenulisan di bidang jurnalistik tersebut menjadi pembuka talkshow kepenulisan yang dilaksanakan di Hall GP Sekolah Vokasi UGM ini. Sebagai tim redaksional dalam SKM UGM Bulaksumur sekaligus content writer di PT Swaragama Group, kemampuan menulisnya semakin terlatih seiring dengan semakin banyaknya pengalaman menulis yang ia peroleh serta referensi yang ia dapatkan dari beragai sumber. Berawal dari hobi menulisnya semasa kecil, hingga sekarang ia masih mendalami bidang kepenulisan. Flo suka sekali menulis. Baginya, menulis adalah sebuah ungkapan perasaan. “Aku lebih suka mengungkapkan sesuatu melalui tulisan karena dengan tulisan, kita dapat mengungkapkan apa yang tidak bisa kita ungkapkan lewat chat biasa,” tuturnya. Tidak hanya cukup sebagai redaksional di SKM UGM Bulaksumur dan content writer di PT Swaragama Group, Flo juga mencoba melatih kemampuan menulisnya lebih dalam lagi dengan bergabung dengan komunitas menulis lainnya.

Setelah puas mendengar banyak penjelasan tentang kepenulisan di bidang jurnalistik dari penuturan Flo, kini kesempatan Tim Penerbit The Publisher yang memberikan penjelasannya mengenai mekanisme penerbitan buku. Dalam kesempatannya, selain menerangkan tentang mekanisme penerbitan buku, The Publisher membocorkan apa saja keuntungan yang bisa didapat oleh para calon penulis nantinya. Mereka pun tengah gencar-gencarnya meningkatkan minat menulis para calon penulis. Selain itu, program kerja lain yang dimiliki Penerbit The Publisher ialah Program Reseller. Masyarakat tidak hanya diajarkan untuk bisa menjual buku, tetapi juga bisa saling berdiskusi sesama tim. Tim reseller ini nantinya bisa dijadikan sebagai kelompok diskusi.

Tidak hanya berhenti sampai pada penuturan dari Tim Penerbit The Publisher, kini giliran Agnes yang memberikan penjelasan serta menceritakan sedikit pengalaman-pengalaman pribadinya selama menulis novel berjudul Surat Kecil untuk Tuhan dan My Idiot Brother. Karir Agnes dalam dunia literasi sudah dimulai sejak tahun 2010. Ia terbilang sangat produktif sebagai seorang penulis novel karena mampu menghasilkan novel paling sedikit dalam waktu tiga bulan. Kebiasaan menulis yang ia miliki ini memang mulanya berawal kebiasaannya yang tidak bisa tidur lebih awal atau biasa disebut insomnia sehingga solusi lain yang ia punya ialah mengisi waktu luang itu dengan menulis. Sejak saat itulah ia membiasakan diri untuk menulis sebelum tidur hingga membuatnya berhasil untuk menghasilkan sebanyak delapan belas judul novel andalannya.

Para pembaca setia karya Agnes pasti sudah tidak asing lagi dengan genre novel buatannya yang memang lebih banyak mengangkat cerita dari kisah nyata. “Sebuah kisah nyata pasti mempunyai respect yang lebih daripada (kisah) khayalan belaka.”

Beberapa karyanya pun banyak yang dikagumi hingga berhasil diangkat ke layar lebar. Dari keberhasilannya ini, ia juga membagikan tips-tips menulis kepada audiens hingga tidak terasa sudah di menit-menit terakhir dari talkshow kepenulisan ini. Sebelum mengakhirinya, Agnes menyampaikan tiga kata sebagai penutup perbincangan pada hari itu, “Cintailah buku Indonesia,” yang langsung disambung dengan lagu penutup dari Roti dan Mentega sekaligus mengakhiri talkshow kepenulisan hari itu.

Penulis: Desi Yunikaputri/Bul
Editor: Ulfah Heroekadeyo/Bul

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *