Foto: Bowo/BulFoto: Bowo/Bul

Menjadi Akrab Melalui Makrab

PPSMB yang telah dilaksanakan beberapa pekan lalu, nampaknya masih hangat untuk dirasakan euforianya. Setelah dinyatakan resmi menjadi mahasiswa baru, serangkaian acara di tingkat jurusan rasanya cocok diikuti mahasiswa untuk dapat mengenal lingkungannya lebih jauh. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan hampir di semua jurusan tersebut adalah malam keakraban atau yang biasa disebut makrab. Makrab sendiri bertujuan agar mahasiswa baru saling mengenal teman maupun kakak tingkat di jurusan. Meski begitu, masih terdapat pihak yang pro dan kontra dalam menyikapi adanya makrab ini.

Pihak yang tidak setuju dengan adanya makrab ini menilai bahwa seringkali makrab disalahgunakan. Kegiatan yang bisa menjadi tempat bersenang-senang terkadang disisipi tindak kekerasan, baik fisik maupun verbal. Adanya senioritas di antara adik dan kakak tingkat membuat esensi makrab itu sendiri hilang. Sering ditemukan pula kasus-kasus di mana kegiatan ini justru menjadi ajang balas dendam panitia yang sebelumnya merasakan hal yang sama. Padahal, tujuan makrab itu sendiri adalah agar mahasiswa saling mengenal satu sama lain, bukan untuk menciptakan permusuhan. Bahkan, melalui kegiatan malam keakraban ini banyak pelajaran yang bisa diambil, salah satunya adalah terkait cara menjalin hubungan pertemanan. Acara makrab biasanya menjadi ajang untuk mengakrabkan hubungan antarmahasiswa, baik dalam satu angkatan maupun dengan angkatan senior atau juniornya.

Keakraban dan komunikasi yang baik pada sesama mahasiswa dapat menjadi penolong ketika mahasiswa membutuhkan bantuan di perkuliahan. Hubungan dengan teman satu angkatan juga menjadi penting; seperti bagaimana rasa kekeluargaan dalam angkatan itu dipupuk, terlebih mereka akan menjadi teman selama masa perkuliahan. Menciptakan hubungan baik dengan kakak tingkat juga sangat diperlukan. Seringkali banyak hal yang bisa ditanyakan kepada mereka, baik menyangkut akademik maupun di luar cakupan itu. Berbagai pengalaman juga bisa membantu adik tingkat, terlebih jika mereka berasal dari luar daerah. Nilai-nilai ini yang biasanya ditanamkan dalam kegiatan makrab.

Selain menciptakan keakraban, nilai lain yang bisa diambil di makrab yaitu kerja sama. Berbagai permainan dan ice breaking biasanya menjadi salah satu isi kegiatan makrab. Di sini, nilai-nilai kerja sama dan sportivitas dijunjung, seperti cara bersikap untuk saling menolong pada sesama teman. Kerja sama selain menjadi nilai yang penting untuk diterapkan juga dapat mengasah kemampuan softskill pribadi.

Hal lain yang bisa didapatkan dari kegiatan malam keakraban adalah adanya waktu untuk refreshing. Setelah sedikit mencicipi bangku perkuliahan, tidak ada salahnya untuk menyegarkan pikiran sambil mengenal lingkungan baru. Kegiatan makrab yang biasanya dilaksanakan di luar kampus dapat menjadi sarana untuk mengenal tempat-tempat baru, terlebih lagi mahasiswa baru yang merantau. Pemilihan waktu makrab di akhir pekan pun tepat menjadi pengisi kegiatan setelah seminggu berkutat dengan materi di kelas.

Berbagai pengalaman lain juga dapat didapat dari adanya malam keakraban. Pengenalan lingkungan jurusan menjadi hal penting bagi mahasiswa baru. Makrab tanpa unsur kekerasan harus diciptakan agar tujuan makrab sendiri dapat tercapai. Dengan demikian, kegiatan makrab sangat disarankan untuk dapat memupuk keakraban pada teman satu angkatan maupun berbagai angkatan.

Penulis: Larasati PN // PSdK 2016
Penyunting: Muhammad Rakha Rambe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *