Foto: Hafidz Wahyu Muhammad/BulHafidz Wahyu Muhammad/Bul

Penerjunan KKN Periode Antar Semester 2017: Mengabdi dengan Semangat Pemerataan Kesejahteraan Bangsa

Di tengah suasana Ramadhan 1438 H yang telah mencapai minggu kedua, tepatnya Jumat, (9/6) 2017, berlangsung acara penerjunan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) antar semester 2017. Acara ini dilakukan untuk meresmikan dimulainya kegiatan KKN periode antar semester 2017 di UGM yang akan berlangsung hingga awal Agustus mendatang.

Selain mengundang seluruh mahasiswa peserta KKN, pihak universitas turut mengundang dosen pembimbing lapangan serta koordinator wilayah tiap lokasi. Tidak hanya itu, dalam seremonial kali ini, UGM mendatangkan wakil pemerintahan dari tiap daerah yang menjadi lokasi KKN. Dalam list undangan yang hadir, tertera nama Tjahjo Kumolo selaku Mendagri (Menteri Dalam Negeri) Republik Indonesia. Tak lupa hadir pula Rektor UGM yang baru, Prof Ir Panut Mulyono M Eng D Eng.

Ketika waktu menunjukkan pukul 15.00 WIB, para peserta mulai berdatangan ke lapangan Pancasila, Grha Sabha Pramana. Satu jam kemudian, master of ceremony mulai membuka acara. Upacara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta, yang kemudian dilanjutkan dengan Himne Gadjah Mada dan dipungkasi dengan Mars KKN.

Acara dilanjutkan dengan sambutan. Sambutan pertama dilakukan oleh Rektor. Lewat kesempatan itu, rektor menjelaskan bahwa KKN ini adalah salah satu peran UGM untuk ikut serta dalam pemerataan pendidikan di Indonesia. Panut juga berpesan kepada seluruh mahasiswanya untuk menjaga nama baik almamater saat di lokasi. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Tjahjo Kumolo. Dalam sambutannya, ia berpesan kepada peserta untuk mengamati dan memahami setiap lokasi KKN masing-masing. Lantas dengan keilmuan yang dimiliki diharapkan mahasiswa dapat memberikan bantuan kepada masyarakat di lokasi sesuai dengan kondisi dan masalah yang ada.

Harapan yang sama juga dimiliki oleh peserta. “Harapannya dengan KKN ini bisa menjadi kesempatan untuk latihan bermasyarakat bagi saya. Sedangkan untuk masyarakat, semoga mereka bener-bener senang dan terbantu dengan kedatangan kita,” ucap Akrimah Syahida (Biologi’14) yang akan KKN di Wonogiri, Jawa Tengah. Hal senada diungkapkan oleh Adit (Teknik’14) yang akan melakukan KKN di Kaerom, Papua. Ia berharap kedatangan timnya di lokasi dapat membantu masyarakat di sana dengan ilmu-ilmu yang telah dipelajari selama kuliah. Sebagai informasi, KKN periode antar semester tahun 2017 ini diikuti 5982 mahasiswa, yang diberangkatkan ke 115 kabupaten di 34 provinsi.

Acara ini ditutup dengan penyerahan perlengkapan KKN secara simbolis kepada perwakilan Kormanit (Koordinator Mahasiswa Unit) tiap wilayah. Penyerahan yang dilakukan oleh rektor dan Tjahjo Kumolo selaku Mendagri disaksikan oleh seluruh mahasiswa yang hadir.

Oleh: Hafidz Muhammad
Penyunting: Hadafi Farisa R