Satu Jam untuk Hijaukan Hutan dan Birukan Laut bersama Earth Hour Jogja

Earth Hour Jogja kembali hadir dengan kampanye memadamkan lampu secara serentak di berbagai belahan dunia selama 1 jam pada Sabtu (25/3). Bertempat di Pagelaran Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, pada pukul 20.30 hingga 21.30 waktu setempat lampu dipadamkan sebagai bentuk dukungan untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Earth Hour ini berlangsung di 32 kota se-Indonesia dan 7000 Kota se-Dunia. Pada kawasan Jogja dan sekitarnya terdapat lebih dari 35 titik yang dipadamkan. Di antaranya adalah Tugu, Candi Prambanan, sekitaran Malioboro, dan Nol Kilometer.

Kampanye global yang sudah berlangsung selama 7 tahun ini semakin menarik minat masyarakat untuk bergabung dalam gerakan perubahan. Hal ini terbukti dengan banyaknya dukungan yang datang dari individu, kelompok bisnis, korporasi, hingga pemerintah untuk kampanye yang mengusung tema “Shine A Light on Climate Action” pada tahun ini.

Untuk Earth Hour Jogja, mereka memiliki tema khusus yaitu “Memayu Hayuning Bawanakarta”. Berasal dari sebuah peribahasa jawa, diharapkan Earth Hour Jogja mampu mengindahkan Yogyakarta melalui perbaikan lingkungan. Acara yang berlangsung sejak pukul 16.30 hingga 22.00 WIB ini turut dimeriahkan oleh tari saman dari SAKA UGM, aksi drama Punokawan, tarian Jawa klasik krisno alus sumyar, akustik, musikalisasi puisi, hingga beatbox.

Balqis Kusuma Oktahadi selaku humas dari Earth Hour Jogja mengemukakan tanggapannya terkait berlangsungnya acara ini, “Dari yang kita lihat antusiasme dari masyarakat cukup tinggi terbukti dari banyaknya masyarakat umum yang datang. Harapanya lebih banyak korporasi dan masyarakat yang gaya hidup ramah lingkungan lebih ditingkatkan lagi.”

Tak hanya melakukan aksi pemadaman lampu, Earth Hour juga membagikan tas gratis yang bahanya terbuat dari kain kaos, dengan demikian maka sampah plastik akan berkurang. Pilih bumi selamat, 1 jam untuk Hijaukan Hutan dan Birukan Laut!  Ini Aksiku! Mana Aksimu?

Oleh: Sri Handayani L/Bul